EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.100
14.125
au AUD 10.010 10.050
sg SGD 10.395 10.415
hk HKD 1.798 1.806
cn CNY 2.075 2.083
eu EUR 15.930 15.970
tw NTD 452 458
th THB 449 453
jp JPY 128 128.5

 

 

(Friday) 15 Februari 2019
  17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.050 18.180
ca CAD 10.520 10.660
ch CHF 13.970 14.110
sa SAR 3.750
3.780
nz NZD
9.560 9.700
my MYR 3.450
3.470
ph PHP 269 282
kr KRW 12.4

12.6

bnd BND 10.385 10.410

 


 

Rupiah Jatuh 14%, Gubernur BI: Brasil dan Turki Lebih Parah

Muhammad Idris - detikfinance
Rabu, 09/09/2015 14:28 WIB
Rupiah Jatuh 14%, Gubernur BI: Brasil dan Turki Lebih Parah

Jakarta -Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardjodjo meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan menanggapi secara berlebihan dengan semakin melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pasalnya, menurut Agus, pelemahan mata uang juga dialami negara-negara lain terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan lebih terpuruk ketimbang rupiah.

"Kalau rupiah terjadi pelemahan adalah bagian dari kondisi (ekonomi) di dunia. Kalau rupiah sekarang ada depresiasi, dari Januari-Agustus itu besarnya 14%, tapi Brasil riilnya 44%, malah Turki sampai 20%," jelas Agus ditemui di acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2015, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Agus menuturkan, semakin loyonya rupiah terhadap dolar murni merupakan imbas gejolak ekonomi global.

"Indonesia 14%, karena faktor di luar dan ada penguatan di dolar, dan rencana AS naikkan suku bunga. Tapi mata uang yang lain, apalagi dengan adanya yuan dilemahkan, justru ada pergerakan dan volatilitas. Rupiah umumnya dalam kondisi baik, dan gejala sifatnya temporer," ujarnya.

Agus mengatakan, jika memang rupiah terus melemah, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan kembali melakukan penggelontoran cadangan devisa untuk memperbaiki rupiah.

"BI selalu ada di pasar, supaya nggak terjadi kondisi volatilitasnya tinggi. Seperti kaya 1997-1998 kan dari Rp 2.500 bisa melemah sampai Rp 15.000. Kita sekarang selalu jaga volatilitas di batas baik dan tidak mengkhawatirkan," pungkasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00