EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 15.185
15.210
au AUD 10.810 10.865
sg SGD 11.025 11.055
hk HKD 1.943 1.951
cn CNY 2.194 2.203
eu EUR 17.510 17.560
tw NTD 494 498
th THB 465 469
jp JPY 135.5 136.2
(Thursday) 18 October 2018
  17:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.905 20.045
ca CAD 11.585 11.725
ch CHF 15.210 15.350
sa SAR 4.020
4.050
nz NZD
10.000 10.140
my MYR 3.670
3.690
ph PHP 278 286
kr KRW 13,5

13,8

bnd BND 11.005 11.035


 

Dolar AS Sudah Rp 13.850, BI: Kami Mati-matian Jaga Rupiah

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 18/08/2015 17:46 WIB
Dolar AS Sudah Rp 13.850, BI: Kami Mati-matian Jaga Rupiah

Jakarta -Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin tak berdaya mendekati level Rp 13.900.

Seperti dikutip dari data perdagangan Reuters, Selasa (18/8/2015), dolar AS sempat menanjak hingga ke titik tertingginya hari ini di Rp 13.851. Apa reaksi Bank Indoensia (BI)?

"BI tidak hanya khawatir tapi mati-matian jaga stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo saat konferensi pers di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Dia menjelaskan, BI melakukan berbagai antisipasi agar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tetap stabil, salah satunya dengan tetap menahan suku bunga acuannya di level 7,5%.

"Kita terus ada di pasar dan melakukan antisipasi, pembelian SUN, SBI, komitmen untuk jaga stabilitas. Hari ini kita putuskan untuk tetap mempertahankan BI rate, menjaga dan memperkuat stabilisasi nilai tukar," jelas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Hendar menambahkan, posisi rupiah saat ini dinilainya sudah undervalue. Dengan seluruh instrumen yang dimilikinya, BI akan terus melakukan intervensi agar rupiah tidak terus tertekan.

"Kami memandang pergerakan rupiah sekarang sudah undervalue, BI dengan seluruh instrumen yang dimiliki, kita akan terus ada di market sehingga jangka panjang keseimbangan dapat kita jaga," terang dia.

Hendar menyebutkan, pihaknya tidak hanya akan melakukan berbagai kebijakan yang diperlukan baik dari makroprudensial maupun sistem keuangan agar nilai tukar rupiah bergerak wajar.

"Kami memahami pelemahan ini. BI akan selalu analisa-analisa khususnya stabilitas sistem keuangan, kita akan tetap terjaga dan mengambil langkah-langkah, kita bukan hanya khawatir tapi melakukan kajian-kajian, baik stabilitas makroprudensial maupun sistem keuangan," kata Hendar.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00