EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.310
13.330
au AUD 10.560 10.590
sg SGD 9.885 9.905
hk HKD 1.703 1.713
cn CNY 2.018 2.028
eu EUR 15.940 15.970
tw NTD 454
459
th THB 402 405
jp JPY 118.7 119.7
(Friday) 22 September 2017 
17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.130 18.180
ca CAD 10.895 10.945
ch CHF 13.800 13.850
sa SAR 3.525
3.555
nz NZD
9.780 9.830
my MYR 3.155
3.175
ph PHP 259 269
kr KRW 11.8 12
bnd BND 9.875 9.895

Hasil Tes Bank Mandiri: Dolar AS Rp 14.000, Perbankan RI Masih Aman

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Kamis, 13/08/2015 20:42 WIB
Hasil Tes Bank Mandiri: Dolar AS Rp 14.000, Perbankan RI Masih Aman

Jakarta -Sektor keuangan dalam negeri tengah tertekan akibat guncangan perekonomian global. Utamanya, dampak dari kebijakan pemerintah China sengaja melemahkan mata uang Yuan untuk menggenjot ekspor.

Dampaknya, rupiah terus merosot hingga di kisaran Rp 13.800. Ini tentu akan berpengaruh terhadap kinerja perbankan dalam negeri.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, pihaknya sudah melakukan uji ketahanan atau stress test di level tertentu untuk memastikan kondisi perbankan masih terkendali.

Hasil stress test menunjukkan, dolar AS di level Rp 14.000 sekali pun, kondisi perbankan Indonesia masih aman.

"Bank Mandiri sudah lakukan stress test. Ada low case, medium, high case. Kalau sekarang Rp 13.800, nggak mungkin dong stress test di Rp 13.500, pasti stress test-nya kan minimal di Rp 14.000. Itu stress test-nya kita sudah hitung-hitung, kondisi perbankan Indonesia jauh lebih baik dibandingkan dulu," jelas Budi saat ditemui di Gedung BUMN, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Dia menjelaskan, pihaknya melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi tekanan perekonomian global ini. Jika tidak diantisipasi dari awal, kemungkinan kualitas kredit akan lebih memburuk.

"Makanya kita sudah tahu bahwa kita masih melakukan beberapa langkah untuk siap-siap, dari hasil stress test kita lihat bahwa kredit bisa memburuk kualitasnya," terangnya.

Meski demikian, Budi menambahkan, secara permodalan perbankan Indonesia masih dalam keadaan sehat. Rata-rata rasio kecukupan modal mencapai angka di atas 15%, jauh melebihi batas maksimum CAR yaitu 8%.

"Modal bank Indonesia sangat kuat dibandingkan 1998, 2002, modalnya sangat kuat. Kondisi permodalan alhamdulillah bank-bank kita kuat-kuat, likuiditas baik, memang akan terjadi penurunan kinerja," katanya.

Ekonomi Lagi Sulit, Begini Cara Bank Mandiri Berhemat

Kinerja perusahaan-perusahaan terbuka khususnya perbankan tengah menurun merespons kondisi perekonomian yang tengah bergejolak.

Bank Mandiri melakukan berbagai cara penghematan agar kinerja tetap baik meskipun perekonomian sedang sulit. Misalnya saja fasilitas para petingginya yang diturunkan.

"Misal Dirutnya terbangnya mesti pakai yang hemat, kamar hotel meski pakai kamar yang biasa jadi banyak langkah-langkah penghematan yang akan kita lakukan sehingga bisa hemat beberapa ratus miliar," kata Budi.

Budi menjelaskan, sejauh ini kondisi perbankan dalam negeri termasuk Bank Mandiri masih dalam kondisi terkendali meskipun rupiah terus melemah di posisi Rp 13.800 per dolar AS. Namun, jika pelemahan ini terus terjadi, maka kemungkinan kualitas kredit bisa semakin memburuk.

"Dari hasil stress test kita lihat bahwa kredit bisa memburuk kualitasnya, kan mesti nambah provisi, nah kita kan mesti cari dari mana sumbernya, nah kita harus ngurangin cost of fund, kita bisa mengurangi beberapa ratus miliar dari cost of fund itu, dari situ kita bisa nambah provisi, jadi Mandiri akan menghemat," jelas dia.

Selain itu, pihaknya juga akan mempercepat proses recovery asset melalui pelelangan aset.

"Kita akan mempercepat proses recovery, kan kalau kredit macet kan suruh lelang, sehingga kita banyak cukup banyak hasil recovery, cost saving sehingga bisa buat cadangan kalau-kalau kondisi kualitas kredit memburuk," kata Budi.

Meski demikian, Budi menyebutkan, hingga akhir tahun angka kredit macet masih bisa dijaga di level yang aman.

"NPL sampai akhir tahun masih aman. Tapi kalau kondisi gini terus kemungkinan kredit macet akan tinggi," imbuhnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00