EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.610
14.650
au AUD 10.610 10.660
sg SGD 10.665 10.700
hk HKD 1.880 1.880
cn CNY 2.116 2.125
eu EUR 16.645 16.720
tw NTD 484 489
th THB 450 455
jp JPY 131.8 132.8
(Thursday) 22 November 2018
  16:45 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.700 18.840
ca CAD 10.985 11.125
ch CHF 14.630 14.770
sa SAR 3.865
3.900
nz NZD
9.910 10.050
my MYR 3.515
3.540
ph PHP 275 285
kr KRW 13.1

13.4

bnd BND 10.645 10.680


 

Rupiah Melemah, Masyarakat Kian Getol Kumpulkan Valas

Rabu, 5 Agustus 2015 | 16:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Depresiasi rupiah mendorong masyarakat getol menggemukkan simpanan valuta asing. Beberapa di antaranya bahkan mengkonversi simpanan dalam bentuk rupiah menjadi dollar AS atau dollar Singapura.

Oki Samudra (31), salah satunya. Karyawan perusahaan pelat merah ini mengaku, mengkonversi seluruh simpanannya dari rupiah ke dollar Singapura baru-baru ini. Alasannya, nilai tukar rupiah semakin loyo dan bunga simpanan di bank tidak menarik.

"Biaya administrasi simpanan valas lumayan besar dan bunganya kecil. Namun, nilai tukar rupiah terhadap dollar sedang tinggi. Jadi, saya memilih mengamankan dollar untuk investasi jangka pendek, seperti berlibur atau perjalanan bisnis," ujarnya kepada Kontan, Rabu (5/8/2015).

Lain cerita dengan Rina L (38). Karyawan bank asing ini mengaku, menyimpan dollar AS sebagai salah satu instrumen investasi yang likuid. "Untuk jangka panjang, dollar AS lebih menjanjikan nilainya seperti reksa dana, bahkan lebih likuid," terang dia.

Rina sendiri menyimpan dollar AS dalam bentuk simpanan di bank. Selain dollar AS, ia juga mengoleksi dollar Singapura dan beberapa mata uang asing lainnya. "Selain dollar AS, mata uang asing lainnya disimpan untuk keperluan jalan-jalan."

Dalam laporan pertumbuhan ekonomi, Lembaga Penjamin Simpanan melansir, simpanan valas di bank meningkat cukup kentara mencapai 22,9 persen pada empat bulan pertama tahun ini. Hal ini dikarenakan depresiasi rupiah yang mendorong masyarakat mengkonversi simpanan rupiah mereka menjadi valas.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00