EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.310
13.330
au AUD 10.560 10.590
sg SGD 9.885 9.905
hk HKD 1.703 1.713
cn CNY 2.018 2.028
eu EUR 15.940 15.970
tw NTD 454
459
th THB 402 405
jp JPY 118.7 119.7
(Friday) 22 September 2017 
17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.130 18.180
ca CAD 10.895 10.945
ch CHF 13.800 13.850
sa SAR 3.525
3.555
nz NZD
9.780 9.830
my MYR 3.155
3.175
ph PHP 259 269
kr KRW 11.8 12
bnd BND 9.875 9.895

Dolar Tembus Rp 13.500, Ini Langkah Pemerintahan Jokowi

Muhammad Idris - detikfinance
Sabtu, 01/08/2015 17:34 WIB
Dolar Tembus Rp 13.500, Ini Langkah Pemerintahan Jokowi

Jakarta -Kemarin dolar AS sudah menembus Rp 13.500, atau tepatnya di Rp 13.531. Menghadapi kondisi ini, pemerintah akan terus melakukan perbaikan ekonomi. Sehingga ke depan investasi dan struktur ekonomi baik, dan rupiah kembali menguat.

"Paling penting kita perbaiki struktur ekonomi Indonesia ke depan. Bagaimana membawa ekonomi kita bagus, juga ekspor kita bagus, bagaimana agar investasi masuk, memperbaiki birokrasi, bagaimana agar penegakan hukum lebih pasti. Itu cuma yang akan membuat ekonomi kita bersaing dan kompetitif dan lebih baik, dan itu semua nggak bakal mengubah dolar besok," papar Menko Perekonomian Sofyan Djalil, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Penguatan dolar saat ini, ujar Sofyan, terjadi karena aksi spekulasi akibat rencana kenaikan bunga acuan oleh bank sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed), yang rencananya akan dilakukan September atau Desember ini.

"Setiap isu yang berkembang, maka pelaku pasar akan memakai ini kesempatan untuk melakukan spekulasi, ini tentu merupakan mempengaruhi semua mata uang dunia. Yang tergantung pada dolar, dan karena dolar mata uang paling besar, tentu seluruh dunia akan tergantung pada dolar," jelas Sofyan.

Intervensi oleh Bank Indonesia (BI) juga bakal sia-sia, karena penguatan dolar AS terjadi di seluruh dunia. Menurut Sofyan, lebih baik BI menahan cadangan devisanya, daripada mempertahankan rupiah yang melemah akibat spekulasi.

"Tetapi Bank Indonesia tetap menjaga di pasar supaya kalau turun rupiah bisa tetap reasonable. Paling penting kita perbaiki struktur ekonomi Indonesia ke depan," imbuh Sofyan.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00