EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.600
14.640
au AUD 10.500 10.560
sg SGD 10.660 10.700
hk HKD 1.872 1.883
cn CNY 2.117 2.130
eu EUR 16.600 16.700
tw NTD 487 491
th THB 447 452
jp JPY 131 135
(Friday) 14 Desember 2018
  16:43 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.610 18.790
ca CAD 10.840 10.970
ch CHF 14.600 14.730
sa SAR 3.870
3.890
nz NZD
9.850 9.990
my MYR 3.495
3.515
ph PHP 270 280
kr KRW 13

13.2

bnd BND 10.650 10.670


 

Dolar Tembus Rp 13.500, Ini Langkah Pemerintahan Jokowi

Muhammad Idris - detikfinance
Sabtu, 01/08/2015 17:34 WIB
Dolar Tembus Rp 13.500, Ini Langkah Pemerintahan Jokowi

Jakarta -Kemarin dolar AS sudah menembus Rp 13.500, atau tepatnya di Rp 13.531. Menghadapi kondisi ini, pemerintah akan terus melakukan perbaikan ekonomi. Sehingga ke depan investasi dan struktur ekonomi baik, dan rupiah kembali menguat.

"Paling penting kita perbaiki struktur ekonomi Indonesia ke depan. Bagaimana membawa ekonomi kita bagus, juga ekspor kita bagus, bagaimana agar investasi masuk, memperbaiki birokrasi, bagaimana agar penegakan hukum lebih pasti. Itu cuma yang akan membuat ekonomi kita bersaing dan kompetitif dan lebih baik, dan itu semua nggak bakal mengubah dolar besok," papar Menko Perekonomian Sofyan Djalil, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Penguatan dolar saat ini, ujar Sofyan, terjadi karena aksi spekulasi akibat rencana kenaikan bunga acuan oleh bank sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed), yang rencananya akan dilakukan September atau Desember ini.

"Setiap isu yang berkembang, maka pelaku pasar akan memakai ini kesempatan untuk melakukan spekulasi, ini tentu merupakan mempengaruhi semua mata uang dunia. Yang tergantung pada dolar, dan karena dolar mata uang paling besar, tentu seluruh dunia akan tergantung pada dolar," jelas Sofyan.

Intervensi oleh Bank Indonesia (BI) juga bakal sia-sia, karena penguatan dolar AS terjadi di seluruh dunia. Menurut Sofyan, lebih baik BI menahan cadangan devisanya, daripada mempertahankan rupiah yang melemah akibat spekulasi.

"Tetapi Bank Indonesia tetap menjaga di pasar supaya kalau turun rupiah bisa tetap reasonable. Paling penting kita perbaiki struktur ekonomi Indonesia ke depan," imbuh Sofyan.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00