EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.190
14.210
au AUD 10.735 10.765
sg SGD 10.590 10.610
hk HKD 1.808 1.818
cn CNY 2.222 2.232
eu EUR 16.745 16.775
tw NTD 473
478
th THB 444 447
jp JPY 128.5 129.5
(Wednesday) 23 Mei 2018 
15:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.130
19.180
ca CAD 11.090 11.140
ch CHF 14.340 14.390
sa SAR 3.770
3.800
nz NZD
9.960 10.010
my MYR 3.565
3.585
ph PHP 267 277
kr KRW 13.1

13.3

bnd BND 10.580 10.600


 

Dolar Tembus Rp 13.500, Ini Langkah Pemerintahan Jokowi

Muhammad Idris - detikfinance
Sabtu, 01/08/2015 17:34 WIB
Dolar Tembus Rp 13.500, Ini Langkah Pemerintahan Jokowi

Jakarta -Kemarin dolar AS sudah menembus Rp 13.500, atau tepatnya di Rp 13.531. Menghadapi kondisi ini, pemerintah akan terus melakukan perbaikan ekonomi. Sehingga ke depan investasi dan struktur ekonomi baik, dan rupiah kembali menguat.

"Paling penting kita perbaiki struktur ekonomi Indonesia ke depan. Bagaimana membawa ekonomi kita bagus, juga ekspor kita bagus, bagaimana agar investasi masuk, memperbaiki birokrasi, bagaimana agar penegakan hukum lebih pasti. Itu cuma yang akan membuat ekonomi kita bersaing dan kompetitif dan lebih baik, dan itu semua nggak bakal mengubah dolar besok," papar Menko Perekonomian Sofyan Djalil, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Penguatan dolar saat ini, ujar Sofyan, terjadi karena aksi spekulasi akibat rencana kenaikan bunga acuan oleh bank sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed), yang rencananya akan dilakukan September atau Desember ini.

"Setiap isu yang berkembang, maka pelaku pasar akan memakai ini kesempatan untuk melakukan spekulasi, ini tentu merupakan mempengaruhi semua mata uang dunia. Yang tergantung pada dolar, dan karena dolar mata uang paling besar, tentu seluruh dunia akan tergantung pada dolar," jelas Sofyan.

Intervensi oleh Bank Indonesia (BI) juga bakal sia-sia, karena penguatan dolar AS terjadi di seluruh dunia. Menurut Sofyan, lebih baik BI menahan cadangan devisanya, daripada mempertahankan rupiah yang melemah akibat spekulasi.

"Tetapi Bank Indonesia tetap menjaga di pasar supaya kalau turun rupiah bisa tetap reasonable. Paling penting kita perbaiki struktur ekonomi Indonesia ke depan," imbuh Sofyan.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00