EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.100
14.125
au AUD 10.010 10.050
sg SGD 10.395 10.415
hk HKD 1.798 1.806
cn CNY 2.075 2.083
eu EUR 15.930 15.970
tw NTD 452 458
th THB 449 453
jp JPY 128 128.5

 

 

(Friday) 15 Februari 2019
  17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.050 18.180
ca CAD 10.520 10.660
ch CHF 13.970 14.110
sa SAR 3.750
3.780
nz NZD
9.560 9.700
my MYR 3.450
3.470
ph PHP 269 282
kr KRW 12.4

12.6

bnd BND 10.385 10.410

 


 

Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik

Muhammad Idris - detikfinance
Jumat, 04/03/2016 15:37 WIB
Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus melemah, mendekati level Rp 13.000. Berdasarkan data perdaganganReuters, Jumat (4/3/2016), dolar AS sempat menyentuh level terendahnya siang ini di Rp 13.084.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, pelemahan dolar AS atau penguatan rupiah tersebut menunjukkan jika kondisi perekonomian dunia memburuk dan sebaliknya perekonomian Indonesia membaik.

"Secara umum, kalau misalnya beberapa hari ini rupiah kelihatan cukup stabil dan cenderung menguat, dalam pengamatan kami karena memang di regional beberapa negara juga mengalami kondisi seperti itu. Kalau kita ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik. Kondisi perekonomian di dunia memang masih dalam kondisi cukup mengkhawatirkan, upayarecovery pelan sekali malah ada kecenderungan memburuk," ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Menurutnya, membaiknya kondisi perekonomian Indonesia karena upaya dari berbagai pihak, utamanya dari sisi pemerintah. Berbagai investasi digenjot sehingga menopang pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik, dan ini pengaruh yang besar dari pemerintah. Karena pemerintah selain 2015 memang melakukan spending, melakukan investasi dan membangun investasi yang membuat pertumbuhan ekonomi 2015 menjadi baik," terang dia.

Di tahun ini, kata Agus, perekonomian Indonesia akan melanjutkan perbaikan dengan berbagai kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang lebih agresif. 

"Di 2016 ini juga seperti itu, lagi-lagi realisasi anggaran di awal tahun menunjukkan yang baik dan kita harapkan swasta juga akan mengikuti. Swasta khususnya, dalam investasi pembangunan itu belum cukup bergerak, kita harapkan di kuartal dua atau pun kuartal tiga nanti sudah akan lebih terlihat," tandasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00