EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.310
13.330
au AUD 10.560 10.590
sg SGD 9.885 9.905
hk HKD 1.703 1.713
cn CNY 2.018 2.028
eu EUR 15.940 15.970
tw NTD 454
459
th THB 402 405
jp JPY 118.7 119.7
(Friday) 22 September 2017 
17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.130 18.180
ca CAD 10.895 10.945
ch CHF 13.800 13.850
sa SAR 3.525
3.555
nz NZD
9.780 9.830
my MYR 3.155
3.175
ph PHP 259 269
kr KRW 11.8 12
bnd BND 9.875 9.895

Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik

Muhammad Idris - detikfinance
Jumat, 04/03/2016 15:37 WIB
Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus melemah, mendekati level Rp 13.000. Berdasarkan data perdaganganReuters, Jumat (4/3/2016), dolar AS sempat menyentuh level terendahnya siang ini di Rp 13.084.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, pelemahan dolar AS atau penguatan rupiah tersebut menunjukkan jika kondisi perekonomian dunia memburuk dan sebaliknya perekonomian Indonesia membaik.

"Secara umum, kalau misalnya beberapa hari ini rupiah kelihatan cukup stabil dan cenderung menguat, dalam pengamatan kami karena memang di regional beberapa negara juga mengalami kondisi seperti itu. Kalau kita ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik. Kondisi perekonomian di dunia memang masih dalam kondisi cukup mengkhawatirkan, upayarecovery pelan sekali malah ada kecenderungan memburuk," ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Menurutnya, membaiknya kondisi perekonomian Indonesia karena upaya dari berbagai pihak, utamanya dari sisi pemerintah. Berbagai investasi digenjot sehingga menopang pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik, dan ini pengaruh yang besar dari pemerintah. Karena pemerintah selain 2015 memang melakukan spending, melakukan investasi dan membangun investasi yang membuat pertumbuhan ekonomi 2015 menjadi baik," terang dia.

Di tahun ini, kata Agus, perekonomian Indonesia akan melanjutkan perbaikan dengan berbagai kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang lebih agresif. 

"Di 2016 ini juga seperti itu, lagi-lagi realisasi anggaran di awal tahun menunjukkan yang baik dan kita harapkan swasta juga akan mengikuti. Swasta khususnya, dalam investasi pembangunan itu belum cukup bergerak, kita harapkan di kuartal dua atau pun kuartal tiga nanti sudah akan lebih terlihat," tandasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00