EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.600
14.640
au AUD 10.500 10.560
sg SGD 10.660 10.700
hk HKD 1.872 1.883
cn CNY 2.117 2.130
eu EUR 16.600 16.700
tw NTD 487 491
th THB 447 452
jp JPY 131 135
(Friday) 14 Desember 2018
  16:43 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.610 18.790
ca CAD 10.840 10.970
ch CHF 14.600 14.730
sa SAR 3.870
3.890
nz NZD
9.850 9.990
my MYR 3.495
3.515
ph PHP 270 280
kr KRW 13

13.2

bnd BND 10.650 10.670


 

Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik

Muhammad Idris - detikfinance
Jumat, 04/03/2016 15:37 WIB
Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus melemah, mendekati level Rp 13.000. Berdasarkan data perdaganganReuters, Jumat (4/3/2016), dolar AS sempat menyentuh level terendahnya siang ini di Rp 13.084.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, pelemahan dolar AS atau penguatan rupiah tersebut menunjukkan jika kondisi perekonomian dunia memburuk dan sebaliknya perekonomian Indonesia membaik.

"Secara umum, kalau misalnya beberapa hari ini rupiah kelihatan cukup stabil dan cenderung menguat, dalam pengamatan kami karena memang di regional beberapa negara juga mengalami kondisi seperti itu. Kalau kita ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik. Kondisi perekonomian di dunia memang masih dalam kondisi cukup mengkhawatirkan, upayarecovery pelan sekali malah ada kecenderungan memburuk," ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Menurutnya, membaiknya kondisi perekonomian Indonesia karena upaya dari berbagai pihak, utamanya dari sisi pemerintah. Berbagai investasi digenjot sehingga menopang pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik, dan ini pengaruh yang besar dari pemerintah. Karena pemerintah selain 2015 memang melakukan spending, melakukan investasi dan membangun investasi yang membuat pertumbuhan ekonomi 2015 menjadi baik," terang dia.

Di tahun ini, kata Agus, perekonomian Indonesia akan melanjutkan perbaikan dengan berbagai kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang lebih agresif. 

"Di 2016 ini juga seperti itu, lagi-lagi realisasi anggaran di awal tahun menunjukkan yang baik dan kita harapkan swasta juga akan mengikuti. Swasta khususnya, dalam investasi pembangunan itu belum cukup bergerak, kita harapkan di kuartal dua atau pun kuartal tiga nanti sudah akan lebih terlihat," tandasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00