EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 15.185
15.210
au AUD 10.810 10.865
sg SGD 11.025 11.055
hk HKD 1.943 1.951
cn CNY 2.194 2.203
eu EUR 17.510 17.560
tw NTD 494 498
th THB 465 469
jp JPY 135.5 136.2
(Thursday) 18 October 2018
  17:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.905 20.045
ca CAD 11.585 11.725
ch CHF 15.210 15.350
sa SAR 4.020
4.050
nz NZD
10.000 10.140
my MYR 3.670
3.690
ph PHP 278 286
kr KRW 13,5

13,8

bnd BND 11.005 11.035


 

Menunggu Statement Yellen, Dolar AS Jatuh Terhadap Banyak Mata Uang di Dunia

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Rabu, 10/02/2016 19:59 WIB
 
Menunggu Statement Yellen, Dolar AS Jatuh Terhadap Banyak Mata Uang di Dunia
Jakarta -Pada perdagangan Rabu (10/2/2016), dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah terhadap banyak mata uang utama di dunia. Dolar AS merosot pada level terendahnya dalam 3,5 bulan terakhir.

Merosotnya dolar AS tersebut lantaran para investor masih menunggu langkah Gubernur Bank Sentral AS the Federal Reserve (the Fed) Janet Yellen dalam menentukan arah suku bunganya ke depan.

Dolar AS anjlok hingga lebih dari 3% selama dua minggu terakhir, akibat kekecewaan para investor atas ekspektasi perekonomian AS. Terlebih, investor juga khawatir terhadap gejolak harga minyak dunia yang terus merosot.

Di sisi lain, perlambatan ekonomi China juga memberikan sentimen negatif terhadap pasar keuangan dunia.

Kesehatan bank-bank di Eropa juga menjadi salah satu penyebabnya. Pasalnya, permintaan dolar AS berkurang. Dolar AS sebagai salah satu aset yang dinilai aman (safe haven) kini tergeser yen yang menguat tajam terhadap dolar AS.

Dolar AS tercatat anjlok hingga 5% dalam kurun waktu dihitung dari awal Desember tahun lalu, usai the Fed menaikkan tingkat suku bunganya.

Saat the Fed menaikkan suku bunganya, para investor bergegas untuk menyimpan dananya di aset dolar AS yang dinilai memiliki imbal hasil yang lebih tinggi.

Strategist Currency BNP Paribas Michael Sneyd mengatakan, Yellen melakukan kongres pada 13.30 GMT (waktu setempat), dan sepertinya tidak ada sinyal untuk menaikkan tingkat suku bunganya.

"Ia (Yellen) mengatakan ekonomi AS sudah semakin baik, tetapi mengakui bahwa keputusannya yang belum menaikkan suku bunga tahun ini baik, dan ini telah menyebabkan pengetatan kondisi moneter," kata dia seperti dlansir Reuters, Rabu (10/2/2016).

"Sepertinya kami akan tetap dalam rezim di mana dolar terus melemah terhadap euro dan yen," kata Michael mengutip perkataan Yellen.

Dalam 3,5 bulan, dolar AS jatuh terhadap euro ke US$ 1,13385 EUR. Dolar AS turun 0,3% terhadap yen ke 114,63 JPY, ditutup terendah dalam 15 bulan terakhir di 114,05 di hari sebelumnya.

Terhadap rupiah, dolar AS juga melemah. Berdasarkan data perdagangan reuters, dolar AS saat ini bertengger di posisi Rp 13.423, jauh lebih rendah dibandingkan pada pembukaan pagi tadi di Rp 13.581.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00