EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.170
14.200
au AUD 9.960 10.010
sg SGD 10.430 10.460
hk HKD 1.805 1.815
cn CNY 2.105 2.110
eu EUR 15.800 15.880
tw NTD 463 467
th THB 444 448
jp JPY 126.8 127.8
(Friday) 26 April 2019
13:10 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.300 18.400
ca CAD 10.500 10.550
ch CHF 13.900 13.980
sa SAR 3.760
3.800
nz NZD
9.400 9.460
my MYR 3.430
3.450
ph PHP 272 280
kr KRW 12.5 12.8
bnd BND 10.420 10.450

IHSG Merosot 12,81% Dalam Setahun

Maikel Jefriando - detikfinance

Rabu, 30/12/2015 20:00 WIB
 
IHSG Merosot 12,81% Dalam Setahun
Jakarta -Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sepanjang Januari hingga Desember 2015, IHSG mengalami tren konsolidasi.

Kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) membuat investor asing mengalihkan sebagian dananya keluar dari instrumen portofolio di Indonesia yang ditandai dengan nilai jual bersih (net selling) dana investor asing di pasar modal domestik sebesar Rp 22,55 triliun. 

Dampak dari kondisi global tersebut, turut menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per 28 Desember 2015 ditutup di level 4.557,355 poin atau mengalami penurunan sebesar 12,81%, dibandingkan penutupan akhir Desember 2014 yang berada di level 5.226,947 poin.

Demikian disampaikan Direktur Utama BEI Tito Sulistio dalam paparannya usai penutupan perdagangan bursa saham 2015, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Nilai kapitalisasi pasar saham pun ikut berubah turun 7,54% dari Rp 5.228 triliun pada akhir Desember 2014 menjadi Rp 4.834 triliun per 28 Desember 2015. 

Rata-rata nilai transaksi harian saham periode Januari hingga Desember 2015 adalah sebesar Rp 5,77 triliun, atau mengalami pelemahan sebesar 3,98% dibandingkan dengan periode yang sama di 2014, yaitu sebesar Rp 6,01 triliun. 

Meski demikian, rata-rata frekuensi transaksi harian saham periode Januari hingga Desember 2015 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2014, yaitu naik sebesar 4,38% menjadi 221.942 kali transaksi dari 212.635 kali transaksi. 

Rata-rata volume transaksi harian saham periode Januari hingga Desember 2015 juga meningkat 7,63% menjadi 5,90 miliar saham dibandingkan dengan periode yang sama di 2014 sebesar 5,48 miliar saham.

Tren konsolidasi IHSG sejalan dengan bursa-bursa lain seperti Indeks Dow Jones Industrial Average Amerika Serikat (-1,65%), Indeks All Ordinaries Australia (-2,46%), Indeks PSE Filipina (-3,42%), Indeks FTSE 100 Inggris (-4,74%), Indeks FTSE BM KLCI Malaysia (-5,14%), Indeks BSE Sensex 30 India (-5,33%), Indeks Hang Seng Hongkong (-7,14%), Indeks SET Thailand (-14,14%) dan Indeks Strait Times Singapura (-14,56%). 

Tercatat di tingkatan regional, hanya ada tiga Indeks yang berhasil tumbuh di sepanjang 2015, yakni Indeks Shanghai Composite Cina yang tumbuh 9,25%, Indeks Nikkei 225 Jepang yang berhasil tumbuh 8,15%, dan Indeks KOSPI Korea Selatan yang mampu meningkat 2,53%.

Meski demikian, secara jangka panjang, pertumbuhan IHSG dalam enam tahun terakhir (2009 hingga 28 Desember 2015) masih positif dengan membukukan pertumbuhan return akumulatif sebesar 79,82% atau tercatat berada di urutan kedua setelah Bursa Philipina.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00