EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.520
13.540
au AUD 10.230 10.260
sg SGD 9.980 10.000
hk HKD 1.730 1.740
cn CNY 2.030 2.040
eu EUR 15.900 15.930
tw NTD 460
465
th THB 412 415
jp JPY 120.3 121.3
(Monday) 20 November 2017 
17:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 17.910 17.960
ca CAD 10.650 10.700
ch CHF 13.680 13.730
sa SAR 3.595
3.625
nz NZD
9.300 9.350
my MYR 3.235
3.255
ph PHP 263 273
kr KRW 12.1 12.3
bnd BND 9.970 9.990

Agus Marto: Rupiah Masih Melemah 11%

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Jumat, 20/11/2015 14:52 WIB
Agus Marto: Rupiah Masih Melemah 11%

Jakarta -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terus berfluktuasi. Saat ini, posisi dolar AS rata-rata bergerak di level Rp 13.600.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, kondisi rupiah saat ini memang masih tertekan.

"Kalau secara umum kondisi rupiah memang kalau kita lihat hari ini, agak tertekan. Minggu lalu Rp 13.600 rata-rata, year to date depresiasi 11%," sebut dia saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Agus menjelaskan, saat ini kondisi perekonomian global tengah dalam ketidakpastian.

Terlebih, ada rencana bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya tahun ini.

"Saat ini dalam periode risk off dalam arti ketika di negara maju seperti AS, dia akan menaikkan tingkat bunga, ini akan meninggalkan periode bunga rendah," katanya.

Terkait hal itu, Agus menyebutkan, pihaknya belum bisa menetapkan kebijakan untuk arah suku bunga acuan atau BI rate ke depan.

"Nggak bisa dijawab. Kita akan melihat data-data, info yang relevan, menganalisis data-data dan informasi, RDG kemarin ada kelonggaran moneter dalam bentuk penyesuaian GWM, current account defisit menurun," jelas dia.

Agus menambahkan, arah BI rate juga akan ditentukan dengan melihat kondisi perekonomian global.

"Terutama di AS, pertumbuhan ekonomi di Jepang kembali mengalami resesi, ini akan membuat Jepang akan membeikan stimulus-stimulus, kondisi seperti ini perlu kita waspadai, BI menetapkan suku bunga sama, nanti di bulan Desember kita lihat lagi," pungkasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00