EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.160
14.190
au AUD 10.140 10.190
sg SGD 10.470 10.490
hk HKD 1.810 1.820
cn CNY 2.090 2.098
eu EUR 16.120 16.180
tw NTD 467 471
th THB 448 452
jp JPY 130.5 131

 

 

(Thursday) 17 Januari 2019
  16:50 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.220 18.410
ca CAD 10.620 10.750
ch CHF 14.240 14.370
sa SAR 3.770
3.790
nz NZD
9.520 9.660
my MYR 3.460
3.470
ph PHP 265 278
kr KRW 12.6

12.8

bnd BND 10.340 10.470

 


 

Dolar AS Akhir Tahun Diprediksi Stabil di Rp 13.000-13.500

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 13/10/2015 09:12 WIB
Dolar AS Akhir Tahun Diprediksi Stabil di Rp 13.000-13.500

Jakarta -Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) perlahan mulai menguat. Hingga akhir tahun ini dolar AS diperkirakan akan stabil di level Rp 13.000-13.500.

"Kalau kita bicarakan Rp 13.000-13.500 bisa dibilang rupiah bisa stabil di situ kalau ekonomi dunia dan pasar finansial global stabil," kata Plt Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (12/10/2015) malam.

Dia menjelaskan, dalam dua bulan terakhir ini, rupiah diperkirakan masih akan terus menguat karena prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) baru akan terealisasi di semester I-2015.

"Prospek kenaikan suku bunga baru semeter satu tahun depan dan waktu itu kita perkirakan rupiah akan rebound ke Rp 13.800 ternyata sekarang itu lebih kuat ke Rp 13.400," terang dia.

Meski demikian, Fauzi menilai, posisi rupiah saat ini belum masuk dalam fundamentalnya.

Menurutnya, angka fundamental rupiah berada di level Rp 12.000-13.000 dengan asumsi harga komoditas kembali naik dan bank sentral AS hanya menaikkan tingkat suku bunganya di level 25 bps.

"Kurs wajar rupiah Rp 12.000-13.000 walaupun dalam situasi tak normal, kurs di pasar spot jauh dari nilai wajar," katanya.

Terkait hal itu, Fauzi menjelaskan, target pemerintah dalam APBNP 2016 soal kurs rupiah yang dipatok Rp 13.900 akan bisa dicapai dengan dukungan kondisi perekonomian global kondusif.

"Sangat mungkin kurs dolar rupiah naik lagi dalam keadaan yang lebih baik dan stabil itu," katanya.

Fauzi meyakini, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter akan mengambil kebijakan yang tepat agar kurs rupiah bisa terus stabil.

"Kita yakin BI dalam kebijakan moneter itu independen dan profesional," imbuhnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00