EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.310
13.330
au AUD 10.560 10.590
sg SGD 9.885 9.905
hk HKD 1.703 1.713
cn CNY 2.018 2.028
eu EUR 15.940 15.970
tw NTD 454
459
th THB 402 405
jp JPY 118.7 119.7
(Friday) 22 September 2017 
17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.130 18.180
ca CAD 10.895 10.945
ch CHF 13.800 13.850
sa SAR 3.525
3.555
nz NZD
9.780 9.830
my MYR 3.155
3.175
ph PHP 259 269
kr KRW 11.8 12
bnd BND 9.875 9.895

Darmin Sebut Penguatan Rupiah Masih akan Berlanjut

Maikel Jefriando - detikfinance
Rabu, 07/10/2015 20:11 WIB
Darmin Sebut Penguatan Rupiah Masih akan Berlanjut

Jakarta -Nilai tukar rupiah terus berada dalam tren menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hanya dalam waktu beberapa hari, dolar AS meninggalkan level Rp 14.000 dan bahkan mampu menyentuh Rp 13.700.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai, posisi nilai tukar sekarang masih berada di bawah fundamentalnya. Sehingga masih berpeluang terus menguat terhadap dolar AS, tergantung dari kondisi ekonomi global dan dalam negeri.

"Kita melihat kalau kita ukur sebenarnya rupiah masih under value, terlalu rendah nilainya. Jadi rupiah arahnya akan bergerak menguat, nah sampai kapan? tergantung juga kondisi dunia seperti apa bergeraknya, berkembangnya," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Menurut Darmin, penguatan rupiah dipengaruhi oleh dua hal. Pertama, dari kondisi perekonomian global, khususnya dari kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) yang tidak menaikkan suku bunga acuan pada September lalu.

Kedua adalah faktor dari dalam negeri, yaitu setelah dikeluarkannya beberapa kebijakan oleh pemerintah, berupa paket September I dan II. Investor melihat ada tekad pemerintah untuk menjalankan reformasi struktural.

"Dengan berbagai alasan, bisa karena ekonomi AS tidak terlalu baik, bisa karena perbaikan-perbaikan, deregulasi kebijakan. Ini sebenarnya bergerak ke arah normalisasi kurs itu sendiri. Kita kembali ke arah mendekati nilai fundamental, belum tapi kira-kira itu. Itu susah mengukur-ukurnya, tetapi dua-duanya bekerja," paparnya.

Dengan diluncurkannya paket kebijakan yang ketiga, pemerintah berharap setimen positif di pasar keuangan terus berlanjut. Sehingga mampu mendorong rupiah kembali pada level fundamentalnya.

"Mudah-mudahan, kita berharap begitu, paket ketiga pun bisa berharap mendorong lebih lanjut rupiah," tegas Darmin.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00