EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.160
14.180
au AUD 10.080 10.125
sg SGD 10.500 10.525
hk HKD 1.805 1.815
cn CNY 2.115 2.123
eu EUR 16.060 16.100
tw NTD 462 466
th THB 450 453
jp JPY 129 129.5
(Tuesday) 26 March 2019
 09:10 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.630 18.770
ca CAD 10.500 10.640
ch CHF 14.220 14.360
sa SAR 3.770
3.800
nz NZD
9.740 9.870
my MYR 3.480
3.500
ph PHP 270 283
kr KRW 12.6 13
bnd BND 10.460 10.520

Darmin Sebut Penguatan Rupiah Masih akan Berlanjut

Maikel Jefriando - detikfinance
Rabu, 07/10/2015 20:11 WIB
Darmin Sebut Penguatan Rupiah Masih akan Berlanjut

Jakarta -Nilai tukar rupiah terus berada dalam tren menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hanya dalam waktu beberapa hari, dolar AS meninggalkan level Rp 14.000 dan bahkan mampu menyentuh Rp 13.700.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai, posisi nilai tukar sekarang masih berada di bawah fundamentalnya. Sehingga masih berpeluang terus menguat terhadap dolar AS, tergantung dari kondisi ekonomi global dan dalam negeri.

"Kita melihat kalau kita ukur sebenarnya rupiah masih under value, terlalu rendah nilainya. Jadi rupiah arahnya akan bergerak menguat, nah sampai kapan? tergantung juga kondisi dunia seperti apa bergeraknya, berkembangnya," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Menurut Darmin, penguatan rupiah dipengaruhi oleh dua hal. Pertama, dari kondisi perekonomian global, khususnya dari kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) yang tidak menaikkan suku bunga acuan pada September lalu.

Kedua adalah faktor dari dalam negeri, yaitu setelah dikeluarkannya beberapa kebijakan oleh pemerintah, berupa paket September I dan II. Investor melihat ada tekad pemerintah untuk menjalankan reformasi struktural.

"Dengan berbagai alasan, bisa karena ekonomi AS tidak terlalu baik, bisa karena perbaikan-perbaikan, deregulasi kebijakan. Ini sebenarnya bergerak ke arah normalisasi kurs itu sendiri. Kita kembali ke arah mendekati nilai fundamental, belum tapi kira-kira itu. Itu susah mengukur-ukurnya, tetapi dua-duanya bekerja," paparnya.

Dengan diluncurkannya paket kebijakan yang ketiga, pemerintah berharap setimen positif di pasar keuangan terus berlanjut. Sehingga mampu mendorong rupiah kembali pada level fundamentalnya.

"Mudah-mudahan, kita berharap begitu, paket ketiga pun bisa berharap mendorong lebih lanjut rupiah," tegas Darmin.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00