EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.160
14.180
au AUD 10.760 10.790
sg SGD 10.590 10.610
hk HKD 1.805 1.815
cn CNY 2.216 2.226
eu EUR 16.630 16.660
tw NTD 472
477
th THB 444 447
jp JPY 129,3 130,3
(Friday) 25 Mei 2018 
16:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.060
19.110
ca CAD 11.030 11.080
ch CHF 14.310 14.360
sa SAR 3.760
3.790
nz NZD
9.980 10.030
my MYR 3.560
3.580
ph PHP 265 275
kr KRW 13.1

13.3

bnd BND 10.580 10.600


 

Wall Street 'Dihantui' Perlambatan Ekonomi China

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 30/09/2015 06:58 WIB
Wall Street Dihantui Perlambatan Ekonomi China

New York -Bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak pada perdagangan Selasa. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.

Indeks saham S&P 500 sempat menyentuh level terendahnya, namun setelah itu kembali naik.

"Saya tidak pernah mengira (S&P 500) akan menyentuh level terendah itu. Namun kita butuh menjaga agar tidak terjadi lagi," kata Analis, Randy Frederick, dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Sektor farmasi dan bioteknologi menghadapi tekanan, setelah kandidat calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengkritisi soal harga obat pekan lalu.

Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 16.049,13. Indeks S&P 500 naik 0,12% ke 1.884,09. Sementara indeks Nasdaq turun 0,59% ke 4.517,32.

Ada sekitar 7,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata transaksi harian yaitu 7,3 miliar lembar saham.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi, karena harga saham Apple jatuh 3,01%, sehari setelah perusahaan ini melaporkan rekor penjualan iPhone seri terbarunya. Para investor menunggu data-data terbaru ekonomi yang akan dikeluarkan pekan ini. Guna mencari sentimen baru penggerak bursa.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00